Mencegah & Mengatasi Radang Lambung/Maag dengan Herbal

Januari 18, 2009 oleh apotikalam

Lambung adalah salah satu bagian dari alat pencernaan, merupakan organ berotot yang berongga dan mempunyai dua lubang, yatu satu lubang berupa pintu masuk dari esofagus dan satu lagi merupakan pintu keluar menuju usus kecil. Fungsi lambung antara lain yaitu untuk menyimpan makanan untuk sementara, mencampur dan membantu mencerna makanan dengan bantuan sekresi-sekresi lambung dan asam hidroklorida, dan mengkontraksi makanan ke dalam usus kecil.

Radang lambung, atau gastritis, atau lebih dikenal juga dengan penyakit maag merupakan suatu gangguan pencernaan yang umum terjadi. Pada penyakit ini terjadi suatu iritasi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga menjadi merah, bengkak, berdarah dan luka. Radang lambung dapat berupa serangan akut atau gangguan kronis. Serangan akut terjadi mendadak misalnya setelah minum alkohol, kopi, makanan berbumbu banyak atau yang susah dicerna.

Pada umumnya radang lambung dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini :
Terlalu banyak makanan yang mengiritasi lambung, seperti yang pedas, asam, minuman beralkohol,
obat-obatan seperti aspirin (dosis tinggi), kortison, kafein, kortikosteroid.
adanya stress dan tekanan emosional yang berlebihan pada seseorang.
Adanya asam lambung yang berlebihan.
Waktu makan yang tidak teratur, sering terlambat makan, atau makan berlebihan
Tertelannya substansi/zat yang korosif, seperti alkali, asam kuat, cairan pembersih kimiawi, dan lain-lain.
Infeksi bakteri
Gejala dari penyakit radang lambung umumnya, yaitu :
Mual dan sering muntah agak asam. Pada kondisi berat lambung mungkin dapat mengelupas sehingga mengakibatkan muntah darah
perut terasa nyeri, pedih, kembung dan sesak (sebah) pada bagian atas perut.
Napsu makan menurun drastis, wajah pucat, keringat dingin, pusing.
Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar
Sulit tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut sebelah atas (ulu hati).
Pada radang lambung kronis gejala yang ditunjukan lebih ringan, seringkali gejala menjadi samar, seperti tidak toleran terhadap makanan pedas atau berlemak atau nyeri ringan yang akan hilang setelah makan.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah radang lambung, antara lain :
konsumsi makanan yang lunak/lembut.
Hindari makanan yang mengiritasi lambung, seperti pedas, asam, alkohol, kafein, rokok, dan aspirin.
jangan terlambat makan atau makan berlebihan,
makan sedikit-sedikit tapi sering
Usahakan buang air besar secara teratur
Mengatasi Gangguan Lambung dengan Herbal/Tanaman Obat
Obat-obat gangguan lambung yang dijual bebas di warung biasanya bersifat antacid yaitu menurunkan keasaman cairan di lambung dengan cara menaikan pH, sehingga untuk sementara gejala sakit akan hilang. Namun kesembuhan tersebut bersifat sementara karena lambung masih lemah akibat erosi, serta belum seimbangnya produksi kelenjar-kelenjar lambung.

Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan lambung ditujukan untuk mengurangi peradangan dan infeksi, memperkuat dinding mukosa lambung dan mengurangi kepekaan dinding lambung, memperbaiki fungsi kelenjar-kelenjar lambung dan pencernaan secara umum.

Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan gangguan lambung, diantaranya yaitu :
1.TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Khasiat: antiradang, antibakteri, memperbaiki pencernaan, melancarkan produksi empedu sehingga melancarkan pencernaan makanan di lambung & mengurangi gas perut.
Dosis : 30 gram rimpang direbus, airnya diminum.
2.KUNYIT (Curcuma domestica Val.)
Khasiat /efek ; antiradang, antibakteri, memperlancar pengeluaran empedu sehingga mengurangi perut kembung, mual, dan rasa begah di perut.
Dosis : 10-25 gram rimpang kunyit, direbus, airnya diminum.
3.KENCUR (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : antiradang, mengurangi perut kembung, mual, muntah, nyeri, dan sebagai penghangat badan.
Dosis : 10-25 gram rimpang kencur, direbus, airnya diminum.
4. KAPULAGA (Amomum cardamomum)
Khasiat : untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.
Dosis : 3-5 buah direbus, airnya diminum.
5. DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.)
Khasiat : antiradang, menguatkan lambung.
Dosis : 10-15 gram kering atau 90-100 gram segar daun yang telah dikupas kulitnya, direbus, diminum.
6. SAMBILOTO (Andrographis paniculata)
Khasiat/efek : antiradang, menghilangkan sakit, menghilangkan bengkak
Dosis : 9 -15 gram sambiloto kering, direbus, airnya diminum.
7. KULIT JERUK MANDARIN (Citrus nobilis)
Khasiat : untuk radang lambung, melancarkan pencernaan, kembung, mual, muntah.
Dosis : 3-10 gram kering, direbus, airnya diminum.
8. SEREH (Andropogon citratus)
Khasiat : untuk nyeri lambung, perut kebung, mual, dmn muntah.
Dosis : 5-15 gram direbus, airnya diminum.
9. ADAS (Foeniculum vulgare)
Khasiat : untuk sakit lambung, muntah karena lambung dingin, mual, kembung.
Dosis : 1-5 gram kering, direbus, airnya diminum.

Berikut contoh resep/ramuan herbal untuk mengatasi radang lambung :
- 30 gram temu lawak + 25 gram kencur + 20 gram kunyit + 7 gram kulit jeruk mandari kering + 80 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) + 1 sendok teh adas + 5 butir kapulaga, semua bahan dicuci, temu lawak, kencur dan kunyit dipotong-potong, lalu semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, tambahkan madu, airnya diminum. Ampasnya dapat direbus untuk 1 kali perebusan kembali pada sore harinya. Lakukan secara teratur.

catatan : untuk perebusan gunakan periuk tanah atau panci enamel atau panci kaca/pyrex

Sumber: hembing

Mengatasi Sakit Menstruasi (Dismenore) Secara Alamiah

Januari 18, 2009 oleh apotikalam

Oleh : Prof . Hembing Wijayakusuma

Menstruasi merupakan peristiwa pendarahan secara periodik dan siklik (bulanan) dari rahim disertai pelepasan selaput lendir rahim (endometrium) melalui vagina pada wanita yang seksual dewasa. Setiap wanita sehat yang tidak sedang hamil dan belum menopause akan mendapat menstruasi pada setiap bulannya. Dalam keadaan normal lamanya haid berkisar antara 3-7 hari dan rata-rata berulang setiap 28 hari.

Rasa nyeri saat haid merupakan keluhan ginekologi yang paling umum dan banyak dialami oleh wanita. Rasa nyeri saat haid tidak diketahui secara pasti kaitannya dengan penyebabnya, namun beberapa faktor dapat mempengaruhi yaitu ketidakseimbangan hormon dan faktor psikologis. Rasa nyeri tersebut dapat merupakan gangguan primer atau merupakan gangguan sekunder dari berbagai jenis penyakit. Nyeri haid yang disebabkan gangguan primer cukup sering terjadi, biasanya timbul setelah dimulainya menstruasi pertama dan sering kali hilang setelah hamil atau dengan meningkatnya umur wanita. Kemungkinan penyebabnya merupakan hasil dari peningkatan sekresi hormon prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontraksi uterus, jenis sakit haid ini banyak menyerang remaja dan berlangsung sampai dewasa. Nyeri haid yang disebabkan oleh gangguan sekunder biasanya terjadi pada wanita yang lebih tua yang sebelumnya tidak mengalami nyeri. Biasanya rasa sakit tersebut berhubungan dengan gangguan ginekologis seperti endometriosis, penyempitan serviks, malposisi uterus, penyakit radang panggul, dan tumor dari rongga panggul. Oleh karena itu, untuk mengatasinya harus diketahui secara pasti apa penyebabnya, sehingga dapat diambil langkah-langkah medis yang tepat.

Gejala-gejala nyeri haid di antaranya yaitu : rasa sakit datang secara tidak teratur, tajam dan kram di bagian bawah perut yang biasanya menyebar ke bagian belakang, terus ke kaki, pangkal paha dan vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Rasa sakit menstruasi juga diikuti dengan premenstruasi sindrom yaitu sekumpulan gejala bervariasi yang muncul antara 7 hingga 14 hari sebelum masa haid dimulai dan biasanya berhenti saat haid mulai. Gejala – gejala tersebut meliputi tingkah laku seperti kegelisahan, defresi, iritabilitas/sensitif, lekas marah, gangguan tidur, kelelahan, lemah, mengidam makanan dan kadang-kadang perubahan suasana hati yang sangat cepat. Selain itu juga keluhan fisik seperti payudara terasa sakit atau membengkak, perut kembung atau sakit, sakit kepala, sakit sendi, sakit punggung, mual, muntah, diare atau sembelit, dan masalah kulit seperti jerawat.

Untuk mengurangi rasa sakit saat menstruasi karena gangguan primer dapat mengunakan obat penghilang rasa sakit (analgetik) seperti aspirin, atau dengan pemberian hormon antiprostaglandin untuk mengurangi kekuatan kontraksi uterus, namun pemberian hormon antiprostaglandin tersebut harus hati-hati terutama pada wanita yang ingin hamil.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi sakit pada saat menstruasi :

Tempelkan botol berisi air panas atau bantalan panas/hangat pada daerah perut.
Pijat daerah perut/abdomen secara perlahan-lahan
Coba tidur terlentang dengan kaki/lutut diganjal dengan bantal
Lakukan olahraga ringan seperti senam, jalan kaki, atau bersepeda pada saat sebelum dan selama haid, hal tersebut dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar, sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau berkurang.
Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit pada saat menstruasi mempunyei efek analgetik (meredakan rasa sakit), melancarkan sirkulasi darah, dan mencairkan bekuan darah.
Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid .

DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour.] Merr.)
Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba
Efek : melancarkan sirkulasi darah, mencairkan bekuan darah, anti-coagulant

MAWAR (Rosa chinensis Jack.)
Bagian yang digunakan : Bunga
Efek : melancarkan sirkulasi darah, menormalkan siklus haid, antiradang, menghilangkan bengkak.

SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb.)
Bagian yang digunakan :bunga
Efek : meredakan rasa sakit (analgetik), mengecilkan bekuan darah, melancarkan sirkulasi.

DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L.)
Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba
Efek : menghilangkan sakit (analgetik), melancarkan peredaran darah, mengatur menstruasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan rasa dingin.

GINJEAN (Leonurus sibiricus L.)
Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba)
Efek : melancarkan sirkulasi darah, menormalkan siklus haid, peluruh haid (emenagog), menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim.

TEKI (Cyperus rotundus L.)
Bagian yang digunakan : umbi
Efek : menormalkan siklus haid, menghilangkan sakit (analgetik), melancarkan vital energi. Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases)

TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza)
Bagian yang digunakan : rimpang
Efek : sebagai peluruh haid (emenagog), tonikum, antiradang, hepatoprotektor, dan lain-lain.
Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) :

Resep 1.
30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya, dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 2.
3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 3.
15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 4.
30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 5.
20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Catatan :
Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.

Mengendalikan Kolesterol Tinggi dengan Herba & Pola Hidup Sehat

Januari 18, 2009 oleh apotikalam

Kolesterol sering dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit mematikan seperti jantung koroner dan stroke. Hal tersebut dapat terjadi apabila konsentrasi kolesterol dalam darah tinggi yang disebut dengan hiperkolesterolemia. Oleh karena itu, agar kolesterol tidak memicu penyakit harus dikendalikan agar kadarnya tidak berlebihan.

Kolesterol merupakan salah satu senyawa lemak seperti lilin dan berwarna kekuningan. Sebagian besar kebutuhan kolesterol tubuh di produksi oleh hati. Di dalam tubuh, kolesterol mempunyai fungsi penting yang diperlukan dalam berbagai proses metabolisme, seperti untuk bahan pembentuk dinding sel, pembentukan hormon misal hormon seks, pembungkus jaringan saraf, membuat vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, bahan pembentukan asam dan garam empedu yang berfungsi untuk mengemulsi lemak, juga untuk perkembangan sel-sel otak pada anak-anak. Dengan demikian dalam kadar normal kolesterol mempunyai banyak manfaat, tetapi akan menjadi masalah bagi tubuh jika kadarnya berlebihan.

Trigliserida merupakan lemak utama di dalam tubuh, dibentuk di hati dari gliserol dan lemak yang berasal dari makanan atau dari kelebihan kalori akibat makan berlebihan. Hampir seluruh triglesirida terutama yang bersifat jenuh dapat diserap oleh tubuh. Sehinga pengkonsumsian makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Trigleserida tinggi seringkali berkaitan dengan kegemukan. Kelebihan trigliserida akan ditimbun dalam jaringan di bawah kulit.

Dalam proses pencernaan, sumber lemak dari makanan dipecah menjadi sebagian besar trigliserida dan sisanya merupakan kolesterol, asam lemak bebas, dan fosfolipid. Semua senyawa lemak tersebut diserap ke dalam darah. Kolesterol dan trigliserida berikatan dengan protein tertentu (apoprotein) membentuk lipoprotein sehingga dapat larut dalam darah.

Ikatan lipoprotein tersebut terdiri atas beberapa fraksi yaitu kilomikron, very low density lipoprotein (VLDL), intermediate density lipoprotein (IDL), low density lipoprotein (LDL), dan high density lipoprotein (HDL). Diantara ikatan lipoprotein tersebut yang paling perlu diketahui adalah LDL atau lipoprotein densitas rendah dan HDL atau lipoprotein densitas tinggi. LDL dan HDL mempunyai fungsi yang berlawanan. LDL bersifat efek aterogenik dan disebut juga dengan kolesterol jahat karena mudah melekat pada pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan lemak yang lambat laun mengeras (membentuk flak) dan menyumbat pembuluh darah yang disebut dengan aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri). Proses aterosklerosis yang terjadi di pembuluh darah jantung dapat memicu terjadinya jantung koroner, apabila terjadi di pembuluh darah otak dapat menyebabkan terjadinya stroke. HDl disebut juga dengan kolesterol baik karena mempunyai efek antiaterogenik yaitu mengangkut kolesterol bebas dari pembuluh darah dan jaringan lain menuju hati selanjutnya mengeluarkannya lewat empedu.

Kadar LDL yang tinggi cenderung disertai dengan kadar trigliserida yang tinggi pula, sedangkan apabila kadar HDL tinggi maka kadar trigliserida cenderung rendah.
Pedoman profil lemak darah menurut Konsensus Nasional Dislipidemia di Indonesia

Gaya hidup modern berkaitan erat dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kolesterol dan trigliserida tinggi, seperti makanan yang mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi yang dapat menyebabkan kegemukan, kurang mengkonsumsi serat, merokok, kurang berolah raga dan stress. Kolesterol tinggi juga dipengaruhi olah faktor genetik dan usia, kecuali kedua faktor tersebut, faktor lainnya dapat dikontrol/dikendalikan.

Untuk usaha pencegahan dan pengendalian kolesterol dan trigliserida tinggi diperlukan perbaikan sikap dan gaya hidup yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, diantaranya yaitu :
mengendalikan berat badan : pengurangan berat badan mampu membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL.

Olah raga secara teratur dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kadar HDL.
Mengatur pola makan : membatasi makanan berlemak dan kolesterol tinggi, serta membiasakan banyak mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C dan serat larut yang dapat membantu membuang kolesterol. banyak makan ikan laut yang mengandung asam lemak tak jenuh majemuk yang membantu menurunkan kolesterol.

Mengubah kebiasaan : meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat seperti merokok, minuman beralkohol dan perilaku tidak sehat lainnya.

Tanaman yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi diantaranya mempunyai mekanisme kerja sebagai berikut :
merangsang sekresi cairan empedu sehingga kolesterol akan keluar bersama cairan empedu menuju usus dan selanjutnya dibuang.
Merangsangsang sirkulasi darah sehingga mengurangi terjadinya pengendapan lemak pada pembuluh darah.
Beberapa jenis tumbuhan berkhasiat obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi kolesterol tinggi antara lain :
1.Daun Salam (Syzigium polyanthum Walp.)
2.Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
3.Bawang Putih (Allium sativum L.)
4.Bawang Bombay & Bawang merah (Allium cepa L.)
5.Temu lawak (Curcuma xanthorrhiza)
6.Kunyit (Curcuma longa L.)
7.Jamur kuping hitam (Auricularia sp.)
8.Rumput Laut (Laminaria japonica)
9.Terung Ungu (Solanum melongena)
10.Daun Dewa (Gynura segetum [Lour] Merr.)
11.Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens Back.)
12.Daun jambu biji (Psidium guajava)
13.Daun Ceremai (Phyllanthus acidus)
14.Kulit Polong kacang tanah

Berikut beberapa contoh resep ramuan tumbuhan obat untuk menurunkan kolesterol tinggi :
Resep 1.
15 lembar daun salam + 2 buah mengkudu yang matang (dipotong-potong), dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 2.
30 gram temu lawak (dikupas dan diiris-iris) + 15 gram daun dewa, semua bahan dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 3.
2-3 siung bawang putih dihaluskan, diseduh dengan 150 cc air panas, lalu diminum.

Resep 4.
10 lembar daun jambu biji + 30 gram daun ceremai, semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya diminum untuk 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Catatan :
- pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.
- Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.

Food terapy (Masakan untuk membantu menurunkan kolesterol)
- Terung ungu dikukus, dikasih sambal, lalu dimakan. Lakukan setiap hari
- 15-30 gram jamur kuping hitam dimasak sop bersama bahan-bahan lain, lalu dimakan.

Sumber: CBN

Mencegah & Mengatasi Ekzema dengan Tumbuhan Obat

Januari 18, 2009 oleh apotikalam

Oleh : Prof. Hembing Wijayakusuma

Eksim adalah reaksi alergi terhadap kulit, yang ditandai dengan timbulnya warna kemerahan pada kulit. Penyakit eksim ini dalam dunia kedokteran biasanya disebut juga dengan atopic dermatitis. Penyakit eksim ini bila tidak diobati akan mengakibatkan terjadinya pemborokan dan bisa menjalar ke setiap kulit yang belum terinfeksi. Gaya hidup kita ikut berperan penting dalam menyuburkan jamur pada kulit. Faktor luar yang menjadi pemicu utama berjangkitnya penyakit kulit seperti eksim ini adalah alam tropis Indonesia yang sangat panas dan lembab menyuburkan semua penyakit kulit, karena badan kita lebih sering mengeluarkan keringat. Kegemukan, stres, penyakit menahun seperti TBC atau Diabetes Mellitus, dan status sosial ekonomi yang rendah juga dapat menjadi pemicu datangnya penyakit eksim. Eksim lebih sering menyerang pada orang-orang yang berbakat alergi. Penyakit ini cenderung diturunkan dalam keluarga, terutama pada keluarga yang memiliki sejarah alergi terhadap makanan ataupun barang-barang tertentu. Penyakit eksim dapat terjadi pada siapapun, dari balita sampai orang dewasa.

Penyakit eksim dapat timbul karena kulit tidak tahan terhadap zat-zat tertentu seperti kosmetik yang tidak cocok terhadap kulit ataupun bahan-bahan kimia lainnya. Makan-makanan seperti coklat, susu, dan makanan laut seperti udang, kepeting, cumi-cumi dan lain-lain. Pakaian yang tidak menyerap keringat, deterjen, perhiasan imitasi juga dapat menimbulkan eksim.

Gejala atau tanda-tanda penyakit eksim adalah :
-
Rasa panas dan dingin yang berlebihan pada bagian kulit yang terkena eksim.
Rasa gatal terutama terasa pada malam hari.
Akan tampak lepuhan-lepuhan kecil dan kulit bersisik yang keras pada permukaan kulit yang akan disertai dengan pembengkakan.
Eksim akan sangat cepat sekali penularannya kepada kulit yang lain.
Eksim dapat dibedakan menjadi 2 yaitu eksim kering dan eksim basah. Eksim kering akan tampak pada kulitnya kering, bersisik, kemerah-merahan, kadang-kadang bengkak, dan terasa gatal. Sedangkan pada eksim basah kulitnya akan tampak merah, bengkak, melepuh, dan basah, timbul bintil-bintil yang mengandung air atau nanah yang menimbulkan rasa gatal.

Daerah-daerah yang sering terjangkit penyakit eksim adalah : pada sela-sela jari tangan atau kaki, dan daerah-daerah lipatan tubuh, seperti sela paha, belakang lutut, pergelangan tangan, dan daerah sekitar leher. Penyakit eksim sering terjadi secara berulang-ulang atau kambuh, oleh karena itu harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan alegi (alergen).

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh para penderita penyakit eksim adalah :
Jangan terlalu sering mandi (karena kalau terlalu sering basah maka akan susah keringnya) atau bila perlu di lap saja.
Bila akan mandi gunakan air hangat-hangat kuku (jangan terlalu panas).
Hindari pengunaan sabun pada daerah yang terserang eksim karena bila daerang yang terserang eksim terkena sabun maka akan teriritasi.
Hindari kontak dengan kain atau selimut yang terbuat dengan wol, pakailah pakaian yang bersih, tidak ketat dan meyerap keringat.
Bila eksimnya dikarenakan alergi terhadap makanan tertentu, maka hindari makanan tersebut.
Jangan menggunakan sabun atau deterjen yang keras.
Hindari penggunaan zat-zat kimia seperti kosmetik dan obat-obatan yang terlalu keras terhadap kulit.
Jaga keseimbangan berat badan, orang yang mempunyai berat badan lebih, apalagi sangat gemuk lebih banyak berkeringat dan mempunyai gesekan pada lipatan kulit yang memicu jamur kulit.
Dan yang paling penting jangan menggaruk. Menggaruk eksim hanya akan memperburuk keadaan, karena kulit akan terinfeksi oleh bakteri-bakteri yang ada di dalam kuku, dan bila lukanya sudah mengering maka warna kulit akan tampak berbeda. Sebaiknya guntinglah kuku pada orang yang mempunyai penyakit eksim agar luka tidak terinfeksi oleh kuman.
Beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk penyakit ekzim antara lain :

Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Efek : sebagai antiradang, menghilangkan bengkak, mengurangi rasa sakit, penawar racun, dan lain-lain.

Ketepeng Cina (Cassia alata L.)
Efek : menghilangkan gatal-gatal, insecticidal, sebagai obat kulit yang disebabkan oleh parasit kulit, dan lain-lain.

Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza)
Efek : sebagai antiradang, antibakteri, meredakan rasa sakit (analgetik), dan lain-lain.

Kunyit (Curcuma longa L.)
Efek : sebagai antiradang , antibakteri, melancarkan sirkulasi darah, dan lain-lain.
Berikut ini contoh beberapa resep untuk pengobatan ekzim :

Resep 1. (pemakaian dalam)
30 gram temu lawak (dipotong-potong) + 10 gram sambiloto kering + gula aren secukupnya, dicuci bersih lalu direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 2. (pemakaian luar)
Daun ketepeng cina secukupnya dicuci bersih dan dihaluskan, tambahkan 1 sendok teh air kapur sirih dan 1 sendok makan minyak kelapa, dipanaskan sebentar, setelah hangat dioleskan pada bagian yang terkena eksim.

Resep 3 . (pemakaian luar)
Kunyit yang tua secukupnya dicuci bersih dan diparut, tambahkan 1 sendok air kapur sirih dan perasan 1 buah air jeruk nipis, diaduk sampai merata, lalu adonan tadi dioleskan pada bagian kulit yang terkena eksim.

Resep 4 . (pemakaian luar)
Sambiloto segar dicuci dan dihaluskan, tambahkan sedikit serbuk belerang, diaduk rata, lalu dioleskan pada bagian tubuh yang terkena eksim.

Sumber: CBN

Mengatasi Sakit Kepala Tanpa Obat

Januari 15, 2009 oleh apotikalam
Posted by: donny suryo putro on: September 5, 2008

http://desputrohome.wordpress.com/2008/09/05/mengatasi-sakit-kepala-tanpa-obat/!

Hampir semua orang pernah merasakan sakit kepala. Penyebabnya macam-macam dan dapat terjadi secara bersamaan dengan penyakit lain, seperti influenza, tekanan darah tinggi, peradangan sinus, anemia dan lain-lain. Bahkan akibat stress dan ketegangan syaraf juga dapat menyebabkan gangguan sakit kepala.

Pada wanita, sakit kepala mungkin bisa terjadi pada masa-masa tertentu terutama ketika menjelang haid. Kebanyakan sakit kepala berlangsung hanya sebentar, timbul hari ini dan akan hilang keesokan harinya. Jenis sakit kepala yang biasa di sebut Migrain (sakit kepala sebelah) bisa berlangsung selama berjam-jam atau berhari-hari setiap kali menyerang, bahkan ada penderita yang terserang migrain setiap hari.

MIGRAIN (SAKIT KEPALA SEBELAH)

Umumnya migrain akan menyerang satu sisi kepala, rasa sakit berdenyut-denyut akan terasa pada kening atau di atas mata. Migrain terjadi akibat penguncupan atau pengerutan pembuluh-pembuluh nadi di kepala sehingga aliran darah menjadi tidak normal. Pembuluh-pembuluh darah yang kejang tersebut akan membesar dan menimbulkan rasa sakit yang berdenyut. Migrain sering muncul pada permulaan masa dewasa dan umumnya kaum wanita lebih sering terserang.

Migrain dapat ditimbulkan oleh jenis makanan yang mengandung nitrat (suatu zat kimia yang digunakan untuk mempertahankan warna merah pada daging, misalnya sosis), haid, cahaya matahari yang terlalu terik, perubahan suhu atau cuaca, lapar, suara gaduh, kurang tidur, atau bahkan terlalu banyak tidur. Migrain juga dapat timbul setelah seseorang mengalami stress misalnya setelah melakukan perjalanan yang melelahkan atau setelah melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

Perawatan dan cara mengatasinya, antara lain dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Istirahat, yaitu dengan tidur dapat menyembuhkan rasa sakit tersebut secara efektif. Pemberian obat-obatan sesuai resep dokter seperti aspirin atau penghilang rasa sakit lainnya dapat meredakan rasa sakit kepala yang menyerang. itupun kalau terpaksa.
  • Kompres dingin pada kepala disertai merendam kaki dengan air hangat selama kira-kira 30 menit sering dapat meringankan sakit kepala.
  • Teknik relaksasi, pemijitan secara perlahan-lahan pada daerah leher dan punggung juga dapat mengatasi sakit kepala jenis ini.
  • Penderita migrain sebaiknya juga menghindari rangsangan yang dapat menyebabkan keluhan tersebut, seperti suara yang ramai, cahaya yang menyilaukan, ketegangan karena stress dan lain-lain.

SAKIT KEPALA AKIBAT KONTRAKSI OTOT

Sakit kepala semacam ini ditandai dengan rasa sakit yang tetap. Hampir sama dengan migrain, penyebab sakit kepala jenis ini umumnya banyak dihubungkan dengan stress dan kecemasan, depresi, dan sukar tidur. Obat-obatan tertentu, jenis makanan yang banyak mengandung nitrat seperti “hot dog”, dan kafein seperti kopi juga dapat menimbulkan sakit kepala jenis ini. Untuk beberapa wanita, masa sebelum haid juga merupakan penyebab timbulnya sakit kepala ini.

Istirahat atau tidur yang cukup dan mengompres kepala dengan kain yang telah dibasahi air dingin dapat membantu meredakan sakit kepala ini. Cara lain yang dapat dilakukan adalah berusaha menghilangkan penyebab gangguan pikiran yang terjadi, misalnya dengan cara berolahraga.

Jika sakit kepala menyerang, latihan relaksasi dan pemijatan pada leher serta punggung juga dapat menghilangkan rasa sakit yang menyerang.

Intinya perawatan dan cara mengatasi sakit kepala jenis ini sama halnya dengan cara mengatasi sakit kepala sebelah atau migrain yang telah di tulis di atas.

Semoga bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Sejarah Penggunaan Tanaman Obat-Obatan

Januari 14, 2009 oleh apotikalam

Penggunaan tanamana sebagai obat-obatan telah sejak berlangsung ribuan tahun yang lalu. Para ahli kesehatan bangsa Mesir kuno pada 2500 tahun sebelum masehi telah menggunakan tanaman obat-obatan. Sejumlah besar resep penggunaan produk tanaman untuk pengobatan berbagai penyakit, gejala-gejala penyakit dan diagnosanya tercantum dalam Papyrus Ehers.

Bangsa Yunani kuno juga banyak menyimpan catatan mengenai penggunaan tanaman obat yaitu Hyppocrates (466 tahun sebelum masehi), Theophrastus (372 tahun sebelum masehi) dan Pedanios Dioscorides (100 tahun sebelum masehi) membuat himpunan keterangan terinci mengenai ribuan tanaman obat dalam De Materia Medica.

Di Indonesia, pemanfaatan tanaman sebagai obat-obatan juga telah berlangsung ribuan tahun yang lalu. Tetapi penggunaan belum terdokumentasi dengan baik. Pada pertengahan abad ke XVII seorang botanikus bernama Jacobus Rontius (1592 – 1631) mengumumkan khasiat tumbuh-tumbuhan dalam bukunya De Indiae Untriusquere Naturali et Medica. Meskipun hanya 60 jenis tumbuh-tumbuhan yang diteliti, tetapi buku ini merupakan dasar dari penelitian tumbuh-tumbuhan obat oleh N.A. van Rheede tot Draakestein (1637 – 1691) dalam bukunya Hortus Indicus Malabaricus. Pada tahun 1888 di Bogor didirikan Chemis Pharmacologisch Laboratorium sebagai bagian dari Kebun Raya Bogor dengan tujuan menyelidiki bahan-bahan atau zat-zat yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan yang dapat digunakan untuk obat-obatan. Selanjutnya penelitian dan publikasi mengenai khasiat tanaman obat-obatan semakin berkembang.

Prinsip Herbalogi
Menggunakan bahan yang bersifat alami, tidak menggunakan bahan-bahan sintetis. Herba terbaik adalah herba yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti madu, habbatusaudah, minyak zaitun dan termasuk herba-herba yang tumbuh disekitar kita. Rasulullah pernah bersabda tidaklah suatu penyakit diturunkan melainkan Allah juga menyertakan obat-obatnya.

Ayat-ayat ALLAH yang berhubungan dengan herbal dan memerintahkan manusia untuk mengkonsumsi nya :

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.  (QS. An Nahl [16] : 11)

Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. (QS.’Abasa [80]:24)

Lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.  (QS.’Abasa [80]: 27 – 32)

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah [2]: 168-169)

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS.Al-Baqarah [2] : 208)

Hadist
“Gunakanlah dua penyembuh: madu dan Al Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Al Hakim)

“Kesembuhan itu ada dalam 3 perkara, yaitu minum madu, berbekam, dan kay dengan api. Dan aku melarang umatku dari kay.” (HR. Bukhari)

“Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat, dan menjadikan bagi setiap penyakit obatnya, maka (berobatlah kamu sekalian, tetapi) jangan berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Dawud)

Dari Jabir berkata, “Rasulullah bersabda, bagi tiap-tiap penyakit itu ada obatnya, apa bila obat yang dengan penyakitnya maka ia sembuh dengan izin Allah.” (H.R. Muslim)

Definisi Herba
Herba adalah segala bahan (tumbuh-tumbuhan, hewan, ikan, garam/batu-batuan) yang mengandung satu atau beberapa bahan aktif yang dapat digunakan untuk tujuan pengobatan.

Definisi Herbalis
Herbalis adalah orang yang memiliki kepakaran (arif) dan kecakapan (sklill) dalam bidang pengobatan (terapi) dengan menggunakan herba-herba alami.

Tujuan penggunaan herba adalah untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan bukan sekedar untuk menyembuhkan penyakit (Release, Relax, Regeneration dan Refunction) Dan sebaiknya penggunaan herba dilakukan secara sinergi (tidak berdiri sendiri, namun diikuti dengan mengkonsumsi herba lain yang memiliki sifat berbeda dari herba yang kita konsumsi tujuannya: Mempercepat penyembuhan, Menambah khasiat obat, mengurangi sifat kerasnya obat dan menghilangkan efek samping.

Tahapan kerja herba, yaitu sebagai berikut :

  1. Release (mengeluarkan):dalam proses ini segala racun/toksid dalam tubuh di keluarkan (detoksifikasi).
  2. Relax (mengistirahatkan):peringkat ini tubuh diletakan dalam keadaan yang stabil dimana keadaan suhu, alkali (basa), dan acid (asam) berada dalam tahap yang paling baik,agar dapat membantu berfungsinya sistem imunitas.
  3. Regeneration (menggantikan dengan yang baru): sel-sel yang mati/rusak di ganti dengan yang baru, dimana herba dengan antioksidannya dapat bertindak sebagai antiaging dalam pencegahan penyakit-penyakit degeneratif.
  4. Refunction (mengembalaikan fungsi): setelah proses di atas berjalan sempurna, maka organ – organ akan berfungsi normal kembali, sebagaimana Allah ciptakan.

Sifat Penggunaan Herba :

  1. Harus yakin terhadap kekuasaan ALLAH karena ALLAH yang menciptakan penyakit, Dia pula yang akan menciptakan obatnya. Sesungguhnya sifat tawakal akan membawa diri kita menjadi lebih tenang dan secara otomatis sangat berpengaruh terhadap kodisi organ dalam tubuh kita. Menurut hasil penelitian, 50% kesembuhan suatu penyakit disebabkan oleh kekuatan spiritual seseorang, selebihnya berupa emosi berperan sebesar 20%, mental berperan sebesar 20% dan fisik hanya sebesar 10% saja.
  2. Harus dikonsumsi secara rutin. Karena obat-obatan herbal berbeda dengan obat-obatan kimia. Proses penyembuhannya lama tetapi pasti. Berbeda dengan obat-obatan kimia, obat-obatan herbal bersifat memperbaiki organ yang rusak.
  3. Dosis yang cukup. Dalam hal penentuan dosis bagi obatan-obatan herbal tidak bisa dilakukan sebagaimana layaknya obatan-obatan kimia karena obat-obatan herbal tidak memiliki aksi spesifik seperti obat-obatan kimia. untuk penentuan dosis dilakukan secara sederhana (trial and error) yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda yang muncul dari setiap pasien. Pemberian dimulai dari dosis yang rendah kemudian sedikit demi sedikit dinaikkan sampai ketika pasien mulai memiliki gejala mual-mual maka dosis dikurangi sedikit. Atau dengan menggunakan aturan umum dimana 1 g herbal mewakili 10 kg berat badan atau < 40 Kg : 1 – 2 kapsul/hari, > 40 Kg : 2 – 4 kapsul/hari
  4. Berlaku hukum DOC (Direct of Cure). Dalam hal ini seorang pasien yang mengkonsumsi herbal pada pertama kalinya, terkadang akan merasa sakit yang sangat seperti saat tersakit yang pernah dia rasakan. Kalau terjadi demikian, pengobatan jangan dihentikan tetapi perhatikan hal-hal berikut : Asupan air yang cukup (2,5 liter perhari), konsumsi herbal setelah makan, kurangi dosisnya). Atau terkadang saat terjadi DOC akan timbul beberapa gejala penyakit lain seperti jerawat dll.

Hal-hal yang membuat herbal menjadi tidak berfaedah:

  • Mind set kita terhadap herbal
  • Stress
  • Sebelit / susah Buang Air Besar (BAB)
  • Asupan air yang kurang
  • Terlalu banyak ledir (mucusa)
  • Keadaan tubuh terlalu asam/acid
  • Tidak rutin mengkonsumsinya
  • Dosis yang tidak mencukupi

HUKUM PENGOBATAN

  1. Kaedah Pengimbangan, Misalnya : Panas / Kering diberi herba Sejuk / Basah.
  2. Kaedah Persamaan. (tambahan herba diuretik) Contoh panas diberikan herba panas dan disinergi dengan herba diuretik seperti Pegagan-Kumis Kucing/Alang-alang.

Klasifikasi Herba Berdasarkan Teori Ibnu Sina

  • Panas / Lembab (Pahit)
  • Panas / Kering (Aromatik)
  • Sejuk / Lembab (Manis)
  • Sejuk / Kering (Kelat)

Dari keempat klasifikasi diatas, Ibnu Sina membagi sifat asal penyakit dan sifat asal herbal menjadi 4 bagian :

  1. Panas – Kering : untuk penyakit-penyakit yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru. Herba yang berada pada zona ini adalah herba-herba yang bersifat aromatik.
  2. Dingin – Kering : untuk penyakit-penyakit yang bersumber dari darah. Herba-herba yang berada pada zona ini adalah herba-herba yang bersifat kelat.
  3. Dingin – Basah : untuk penyakit-penyakit yang bersifat radang dan ginjal. Herba-herba yang berada pada zona ini adalah herba yang bersifat dingin.
  4. Panas – Basah : untuk penyakit-penyakit yang berhubungan dengan unsur angin seperti usus, hati, limpa dan lain-lain. Herba-herba yang berada pada zona ini adalah herba-herba yang bersifat pahit.

Proses penentuan sifat asal penyakit dan sifat asal herbal berdasarkan pada diagnosa pada pasien. Diagnosa yang dilakukan dengan mendengar denyut nadi dan melihat lidah pasien. Ada berbagai macam cara mendengar denyut nadi pasien, namun cara yang paling sederhana adalah dengan mendengar cepat atau lambatnya denyut nadi pasien.

Teknik Melakukan Diagnosa Pasien

  • Duduk dengan tenang di hadapan pesakit
  • Berhadapan
  • Tangan kanan memegang tangan kanan (perabaan Nadi)
  • Tentukan Nadi – Kuat / Lemah (Panas/Dingin)
  • Analisis Lidah = Kering / Lembab
  • Terapi Herba Guna Hukum Pengobatan.

Penggunaan herba hendaknya dikonsumsi secara berlawanan secara diagonal dari sifat asal penyakit. Misalnya sifat panas-kering berlawanan dengan sifat basah-dingin, maka herbal yang digunakan untuk penyakit-penyakit yang berasal dari sifat panas-kering seharusnya berasal dari unsur basah-dingin. Kalaupun tidak ada maka kita bisa menggunakan kombinasi obat-obatan yang berasal dari unsur panas-basah dan kering dingin.

Namun apabila didapati pasien mengalami pembusukan dengan ciri ada timbul bau dan  lendir yang keluar atau terjadi pula pembengkakan dari diagnosa awal maka penggunaan herba hendaknya dikonsumsi secara berlawanan secara menyampng dari sifat asal penyakit.

HERBA PANAS (AROMATIK) => UNSUR API
Herba Aromatik/Panas (unsur api): Berhubungan dengan masalah angin, bahan penenang dan pemberi tenaga. Herba aromatik memiliki ciri memiliki minyak atsiri dan wangi-wangian yang khas. Organ yang berpengaruh : Jantung & Paru-paru. Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat hidung.

Contoh herba aromatik:
•    Kembang Lawang / Teja Lawang (ileum verum)
•    Lada Hitam (Piperis nigri Fructus)
•    Lada putih (Piperis albae Fructus)
•    Kayu Manis (Cinnamomum burmani (nees) Bl.)
•    Kayu Putih (Meialeuca leucadendra L.)
•    dll

HERBA PAHIT => UNSUR ANGIN
Hati merupakan organ yg pahit-alkali maka  darah dan lymph yang melalui hati menjadi alkali. Hati berfungsi mencuci dan menjadikan darah sedikit beralkali. Ia bertindak dgn menghilangkan asid dan toksik larut lemak di dalam darah. Ia bertindak menjadikan toksin tersebut lebih larut air seterusnya dapat dikeluarkan melalui urin. Hati menetralkan racun dengan menjadikannya beralkali dan memusnahkannya melalui hempedu. Hempedu bertindak sebagai pengemulsi (bahan berminyak ditukarkan kepada bahan larut air). Darah di dalam tubuh yang sehat mempunyai pH 7.34. Seseorang yang sakit mempunyai darah yang agak berasid (asidosis). Darah yang berasid dapat merusakkan organ.

Herba pahit adalah herba yang melakukan

  • Proses detoksifikasi (pembuangan racun) pada hati
  • Digunakan untuk mencuci dan menguatkan hati, melindungi hati dari bahan kimia toksik, mengeluarkan toksik yg sedia ada di dalam sel hati
  • Antibakteria, antivirus dan antifungi
  • Organ yang berpengaruh : Usus Besar, Hati, Limpa.
  • Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat Mulut (hilang selera makan).

Contoh-contoh herba pahit ialah

  • Pegagan (centella asiatica)
  • Mambu
  • Halban (vitex pubescen)
  • Patawali / Brotowali (Tinospora crispa (L.))
  • Petai
  • Jengkol
  • Tongkat Ali (eurycima longifolia)
  • dll

HERBA DINGIN (DIURETIK) => UNSUR AIR

  • Herba dingin bersifat diuretik bertindak sebagai
  • Anti hipertensi – untuk menurunkan tekanan darah tinggi
  • Antipiretik – untuk membuang panas badan
  • Antiinflamantori – untuk peradangan sendi dan gout.
  • Dapat memecahkan batu karang
  • Anti Kanker / ketumbuhan / tumor
  • Organ yang berpengaruh : Ginjal
  • Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat Telinga

Contoh-contoh herba diuretik ialah:
•    Pegagan (centella asiatica)
•    Kumis Kucing (orthosiphon aristatus)
•    Ilalang / Alang-alang (imperata cylindrica)
•    Patawali / Brotowali (Tinospora crispa (L.))
•    Bambu
•    Belimbing Sayur/Wuluh (Averhoa bilimbi.), Belimbing Manis (Averhoa carambola)
•    Kopi
•    dll.

HERBA KELAT => UNSUR TANAH
Herba ini bersifat sepat dan biasanya di gunakan untuk penyakit-penyakit yang bersumber dari darah. Cocok untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Organ yang berpengaruh : Peredaran darah. Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat Tangan (urat biru)

Contoh-contoh herba kelat:
•    Teh (Camellia sinensis)
•    Daun Jambu Biji (Psidium guajava)
•    Mengkudu (Morinda citrifolia, Linn.)
•    Kayu Secang (Caesalpia sappan L.)
•    dll

PROSES KERJA HERBAL
Herba merupakan zat yang mengandung bahan nutrisi yang seimbang yang tersedia secara alamiah. Herba bersifat mengandung bahan antidot (anti racun) bagi tubuh. Herba kaya akan mineral terutama mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Herba bertindak sebagai katalis (yang mempercepat-kan reaksi) dalam kebanyakan kasus penyembuhan. Herba menyediakan satu medium membantu membina (generate) vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Bagaimana Proses Kerja Herba

  • Herba – membantu mengaktifkan proses asimilasi dan metabolisma di dalam tubuh
  • Seterusnya tubuh berupaya menggunakan vitamin yang hadir di dalam makanan
  • Pengambilan herba akan menghasilkan dampak yang optimal sekiranya diambil bersama diet makanan alamiah yang sehat.

SINERGI HERBAL
Sinergi herba merupakan upaya menggabungkan dua atau lebih klasifikasi herba menjadi satu racikan herba. Tujuan sinergi herbal antara lain :

  1. Melipat gandakan kerja herba dalam tubuh; herba dapat bertindak sampai 10 kali lebih baik apabila digunakan dalam kombinasi yang sesuai (sinergi). Bahkan herba darat (tumbuhan) dengan disinergikan dengan herbal laut akan memiliki kekuatan hingga 13 kali lipat.
  2. Mempercepat penyembuhan.
  3. Mengurangi kekerasan obat.
  4. Menghilangkan efek samping.

KHASIAT MADU

Januari 14, 2009 oleh apotikalam

KHASIAT MADU ASLI YANG TELAH TERBUKTI

A) MENGEMBIRAKAN KEKUATAN TUBUH

1. Memulih, menyegar dan menambah tenaga tubuh badan.

2. Memulihkan sel-sel urat besar.

3. Menjaga dan mengimbangi kekuatan badan.

4. Merangsang tenaga batin.

B) MEMBERSIH DAN MENAMBAH DARAH.

1. Memulihkan kembali bekuan darah dan membetulkan pengaliran darah.

2. Membersihkan lapisan darah dan darah menjadi bersih.

3. Mengimbangi kandungan lemak dan membuat janlung aktif.

4. Menghilangkan rasa kebas-kebas dan mengurangkan tekanan darah tinggi.

KELEBIHAN

1. BAYI/KANAK-KANAK:

a) Membantu pertumbuhan janin dan bayi dari segi fizikal dan mental.

b) Menyembuh dengan segera cirit-birit.

c) Mengelak daripada cacing perosak dalam perut.

d) Mengeluarkan lendir dalam badan bayi dan menguatkan minda kanak-kanak.

2. REMAJA:

Membantu menyempurnakan kesihatan berkekalan.

3. WANITA:

a) Menambah kejelitaan rupa paras yang asli dan tubuh badan yang menarik.

b) Mempunyai kulit yang halus, bersih dan berseri-seri.

4. LELAKI:

a) Tampan dengan kekuatan asli dan kelihatan lebih muda.

b) Menguatkan tenaga batin.

5. PENGIDAP KENCING MANIS (DIABETIS):

Menstabilkan kandungan gula dala darah. (Gantikan gula kepada madu lebah)

6. UNTUK SEMUA:

a) Mengelak dari kegemukan yang tidak terkawal.

b) Memudahkan proses penghadapan dan lawas buang air.

c) Memulihkan penyakit berpanjangan.

d) Menguatkan jantung, buah pinggang dan badan.

e) Menyembuhkan penyakit dalam perut.

f) Mempercepatkan luka atau kesan pembedahan sembuh.

g) Memulihkan batuk dan lelah.

h) Menghindarkan badan letih dan lesu.

i) Kurangkan kesakitan bila datang haid.

j) Baik untuk perempuan bersalin.

k) Membantu/menerangkan pemandangan.

CARA MENGGUNAKANNYA

1. Tukar atau kurangkan penggunaan gula kepada madu dalam penyediaan minuman harian.

2. Campurkan sedikit madu ke dalam air suam sebagai minuman.

3. Campurkan madu di dalam segala persediaan membuat kuih/masakan. Keharuman madu akan menawan selera anda.

4. Jika batuk atau lelah, minum satu atau dua sudu madu. Jangan dicampur dengan ais. (Berhati-hati jangan tersedak)

5. Untuk memulihkan tenaga, campurkan telur ayam kampung dengan sedikit madu. Dikacau kemudian diminum.

6. Campurkan sedikit madu ke dalam minuman kanak-kanak, kanak-kanak akan lena dengan nyenyak.

7. Minumlah sesudu besar madu bersama segelas air suam setiap pagi untuk kesegaran sepanjang hari.

8. Penyakit mata, Titiskan sedikit madu pada mata.

9. Sapu pada kesan gigitan atau sengatan serangga berbisa.

“MIRACLE ANTIBI0TIK”

KEAJAIBAN MADU SANG LEBAH

Setiap kali penggunaan Madu Lebah, mulakan dengan Bismillah……

disambung dengan Solawat ke atas Nabi Junjungan 3 kali. Gunakan

dengan penuh yakln.

SAPULAH MADU JIKA ANDA

a) Kemalangan ke atas luka; memberhentikan darah dengan segera

dan luka terlindung dari kuman.

b) Kelecuran akibat api, air panas, ekzos motor, minyak panas dan

lain-lain.

c) Kudis, kurap dan lain-lain penyakit KULIT.

d) Sakit mata – Titiskan madu lebah dalam mata.

MENAMBAHKAN KELAZATAN MAKANAN

a) Makan bersama roti / biskut.

b) Bahan membuat kuih / kek.

c) Goreng atau panggang ayam.

KHASIAT DAN KEBAIKAN MADU

A) IBU MENGANDUNG

1. Menambahkan tenaga untuk ketahanan diri semasa mengandung

dan semasa menghadapi saat kelahiran cahaya mata.

2. Mencegah dari berbagai penyakit seperti kencing manis, darah tinggi,

kencing kotor, batuk selsema, lelah dan lain-lain.

B) ANAK DALAM KANDUNGAN

1. Mencegah dari pelbagai penyakit kerana kandungan antibiotik dalam

madu dapat membunuh kuman-kuman cahaya mata.

2. Kandungan zat galian dalam madu boleh membantu membina dan

menguatkan janin.

3. Kulit yang bersih dan sihat dengan terdapatnya vitamin C yang penuh

kuasa dalam madu asli.

4. Membantu secara khusus pertumbuhan fizikal dan mental janin.

5. Penyakit Hepatitis B yang biasa menyerang bayi dapat dihindar dengan amalan madu oleh para ibu yang mengandung.

C) BAGI BAYI YANG BARU LAHIR

1. Meneruskan pemberian madu asli pada bayi yang baru lahir dapat

mengeluarkan secara positif lendir yang mungkin terminum semasa

bayi itu dilahirkan yang merupakan punca lelah jika tidak habis dikeluarkan.

2. Membersihkan perut bayi dari najis gagak yang menyelaputi dinding

perut. Proses penghadaman dapat berjalan dengan sempurna menghindar dari sakit perut.

3. Bayi membesar dengan sempurna dan sihat.

4. Mengelak dari kembung perut bayi.

D) BAGI IBU SELEPAS MELAHIRKAN ANAK

1. Amalkan madu bersama jamu dan telur untuk membina darah serta

mempercepatkan proses penyembuhan luka dalam perul atau rahim.

2. Membantu proses penghadaman dan lawas buang air.

CARA MENGGUNAKAN MADU:

Batuk :

madu + limau nipis (diperah)

Menguatkan minda:

madu + kismis

Menguatkan tulang:

madu + susu anlene

Menyembuhkan luka dan melecur:

sapukan pada luka

Lelah dan sesak nafas:

madu + lebak putih (diparut dan diperah)

Pembersih muka:

putih telur + limau nipis (diperah) + madu

Pelembap muka:

kobis + madu

Melangsingkan badan:

madu + pati kunyit ( minum seminggu sekali)

Tenaga batin:

1 sudu madu + 3 biji lada hitam + 1 ulas bawang + kuning telur.

Wanita mengandung:

1 sudu teh madu 2 kali sehari